Ki Ageng Wonolelo merupakan cikal bakal Pondok Wonolelo. Upacara Saparan Wonolelo merupakan wujud dari penghormatan masyarakat pendukung upacara tersebut terhadap beliau. Puncak upacaranya di Pondok Wonolelo dan di kompleks makam Ki Ageng Wonolelo.

Arak-arakan dari halaman kecamatan ke Masjid agung menyusuri Dusun Pondok Wonolelo ke selatan memasuki makam Ki Ageng Wonolelo. Di sepanjang jalan banyak warga masyarakat yang berdiri berdesakan menyaksikan arak-arakan tersebut.

Memasuki makam Ki Ageng Wonolelo tandu-tandu yang berisi pusaka Ki Ageng Wonolelo masuk ke makam dan pusaka-pusaka tersebut disemayamkan di dekat makam. Sebelumnya sudah ada serah terima pusaka tesebut dari pimpinan rombongan kepada juru kunci makam.

Setelah pusaka-pusaka tersebut disemayamkan di dekat makam Ki Ageng Wonolelo dilakukan tahlil. Acara sebelum tahlil dilakukan pembacaan riwayat singkat Ki Ageng Wonolelo oleh salah seorang keturunan Ki Ageng Wonolelo. Selesai tahlil dilanjutkan nyekar atau tabor bunga di makam Ki Ageng Wonolelo dan Nyi Ageng Wonolelo.