Sadranan Ki Ageng Wonolelo merupakan tradisi nyadran terbesar di wilayah Widodomartani tepatnya di Makam Ki Ageng Wonolelo Pondok dan dilaksanakan pada 10 Februari 2026 atau 22 Ruwah mulai dari besik makam, tabur bunga, dan kenduri. Tujuannya mendoakan leluhur yang telah tiada.

Sadranan Ki Ageng Wonolelo diadakan oleh warga Pondok I dan Pondok II dan dipimpin oleh tetua dusun atau modin. Sarana dan prasarana tradisi ini adalah ingkung, bunga, jajan pasar, dan kolak apem. Sumber pendanaan dari tradisi ini adalah swadaya. Sampai saat ini, tradisi nyadran terbesar ini masih dilaksanakan.